Cara Instal FreeBSD 12 di VirtualBox

Memasang sistem operasi baru untuk dicoba atau dipelajari itu menarik, apalagi jika sistemnya berbeda dari yang biasa kita pakai sehari-hari. Salah satu sistem operasi yang menarik untuk dijelajahi adalah FreeBSD. Ini adalah sistem mirip Unix yang terkenal stabil dan powerful. Nah, biar aman dan enggak mengganggu sistem utama di komputer kita, cara terbaik untuk mencobanya adalah dengan memasangnya di mesin virtual. Kali ini, kita bakal bahas tuntas cara instalasi FreeBSD 12 (atau versi lain yang kurang lebih sama langkahnya) di Oracle VirtualBox.

Persiapan Sebelum Instalasi FreeBSD di VirtualBox

Sebelum mulai, ada beberapa hal yang perlu kita siapkan nih:

  • Oracle VirtualBox terpasang di komputer utama Anda. Jika belum, unduh dan pasang dulu dari situs resminya.
  • File Image ISO FreeBSD. Anda bisa unduh file ISO FreeBSD 12 (atau versi terbaru yang Anda inginkan) dari situs resmi FreeBSD. Pilih arsitektur yang sesuai, umumnya amd64 untuk komputer modern. Pastikan ukuran filenya lumayan besar ya, karena itu adalah installer lengkapnya.
  • Ruang disk dan RAM yang cukup di komputer host Anda. Mesin virtual butuh sumber daya ini dari komputer asli Anda. Untuk FreeBSD di VirtualBox, minimal siapkan sekitar 1GB RAM dan setidaknya 10-20GB ruang disk untuk instalasi dasarnya.

Membuat Mesin Virtual Baru untuk FreeBSD

Langkah pertama adalah “membangun” kerangka mesin virtualnya di VirtualBox:

  • Buka aplikasi VirtualBox Anda.
  • Klik tombol “New” (Baru) di bagian atas jendela.
  • Beri nama mesin virtual Anda, misalnya “FreeBSD-Test” atau nama lain yang Anda suka.
  • Secara otomatis, VirtualBox mungkin akan mendeteksi Type sebagai BSD dan Version sebagai FreeBSD (64-bit) jika namanya mengandung “FreeBSD”. Jika tidak, pilih secara manual Type: BSD dan Version: FreeBSD (64-bit).
  • Alokasikan memori (RAM) untuk mesin virtual ini. Sesuai saran tadi, minimal berikan 1024MB (1GB), tapi lebih baik lagi jika bisa memberi 2048MB (2GB) atau lebih, tergantung ketersediaan RAM di komputer host Anda.
  • Untuk pengaturan hard disk, pilih “Create a virtual hard disk now” (Buat hard disk virtual sekarang) lalu klik Create.
  • Pilih tipe hard disk VDI (VirtualBox Disk Image), lalu klik Next.
  • Pilih alokasi ukuran “Dynamically allocated” (Dialokasikan secara dinamik). Ini lebih hemat ruang di komputer host, karena file hard disk virtualnya akan bertambah ukurannya sesuai kebutuhan, bukan langsung mengambil semua ukuran yang ditentukan di awal. Klik Next.
  • Tentukan ukuran maksimal hard disk virtual. Berikan minimal 20GB agar ada cukup ruang untuk sistem dan software tambahan nanti. Klik Create.
BACA JUGA:  EDGNEX investasi US$ 2,3 miliar di pusat data AI Jakarta

Mesin virtual Anda sekarang sudah terbuat!

Memulai Proses Instalasi FreeBSD

Sekarang saatnya “memasukkan” installer FreeBSD ke mesin virtual:

  • Di daftar mesin virtual VirtualBox Anda, pilih VM “FreeBSD-Test” (atau nama yang Anda berikan tadi).
  • Klik kanan pada VM tersebut, lalu pilih Settings (Pengaturan), atau klik tombol Settings.
  • Di jendela Settings, pilih menu Storage (Penyimpanan).
  • Di bawah Controller: IDE, klik pada Empty (Kosong) yang bergambar CD/DVD.
  • Di sisi kanan, klik ikon CD/DVD kecil, lalu pilih “Choose Virtual Optical Disk File…” (Pilih file disk optik virtual…).
  • Cari dan pilih file ISO FreeBSD yang sudah Anda unduh tadi.
  • Klik OK untuk menutup jendela Settings.
  • Kembali ke jendela utama VirtualBox, pilih VM “FreeBSD-Test” dan klik tombol Start (Mulai).

Mesin virtual akan menyala dan memuat file ISO FreeBSD.

Langkah-Langkah Instalasi FreeBSD via Wizard

Setelah VM booting dari file ISO, Anda akan melihat menu boot FreeBSD. Pilih opsi pertama, yaitu “Install”, lalu tekan Enter. Installer FreeBSD akan mulai berjalan:

  1. Keyboard Layout: Anda akan diminta memilih layout keyboard. Pilih yang sesuai dengan keyboard fisik Anda, umumnya “Standard” atau “US”. Tekan Enter, lalu pilih Select.
  2. Hostname: Masukkan hostname (nama) untuk sistem FreeBSD Anda. Misalnya “freebsd-vm“. Tekan Tab untuk pindah ke OK dan tekan Enter.
  3. Components: Pilih komponen FreeBSD yang ingin diinstal. Beberapa komponen dasar adalah:
    • kernel: Inti sistem operasi. Wajib.
    • userland: Utilitas dasar sistem. Wajib.
    • ports: Sistem untuk menginstal software tambahan dengan mudah. Berguna jika Anda berencana menginstal banyak aplikasi.
    • src: Kode sumber sistem. Tidak wajib untuk penggunaan biasa.
    • Pilih komponen yang Anda inginkan dengan spasi, pindah antar komponen dengan panah atas/bawah. Pilih OK lalu tekan Enter.
  4. Partitioning: Ini bagian penting untuk mengatur hard disk. Untuk pemula di VirtualBox, opsi paling mudah adalah “Auto (UFS)” atau “Auto (ZFS)”. UFS lebih tradisional, ZFS lebih modern. Kita pilih Auto (UFS) saja untuk instalasi dasar yang cepat.
    • Pilih Auto (UFS) lalu Enter.
    • Pilih disk yang akan digunakan. Di VirtualBox, biasanya hanya ada satu disk dengan nama seperti “ada0”. Pastikan itu disk virtual yang baru Anda buat. Pilih OK, Enter.
    • Pilih apakah seluruh disk akan digunakan (Entire Disk) atau sebagian. Pilih Entire Disk, Enter.
    • Pilih skema partisi, umumnya GPT (GUID Partition Table) untuk sistem modern. Pilih GPT, Enter.
    • Installer akan menampilkan tata letak partisi yang akan dibuat. Pilih Commit, Enter.
    • Akan ada konfirmasi bahwa data di disk akan hilang. Pilih Yes, Enter untuk melanjutkan.
  5. Installation Progress: Installer akan mulai menyalin file sistem ke hard disk virtual. Proses ini butuh waktu, tunggu sampai selesai.
  6. Root Password: Setelah instalasi file selesai, Anda akan diminta menyetel password untuk user root. Ini adalah user administrator dengan hak penuh. Masukkan password yang kuat, lalu konfirmasi sekali lagi.
  7. Network Configuration: Konfigurasi jaringan. Pilih interface jaringan yang terdeteksi (misalnya em0). Anda akan ditanya apakah ingin mengkonfigurasi IPv4 dan IPv6. Pilih Yes untuk IPv4. Anda bisa memilih DHCP untuk mendapatkan alamat IP otomatis dari jaringan host Anda (ini cara paling mudah di VirtualBox), atau Static jika Anda ingin mengaturnya manual. Pilih Yes untuk DHCP. Ulangi untuk IPv6 jika diperlukan, atau pilih No.
  8. Timezone: Pilih zona waktu Anda. Pilih Yes untuk mengatur waktu berdasarkan lokasi. Pilih region (misalnya Asia), lalu pilih negara Anda (misalnya Indonesia). Konfirmasi zona waktu yang dipilih.
  9. Date and Time: Atur tanggal dan waktu sistem. Biasanya sudah benar jika tersinkronisasi via jaringan, tapi Anda bisa mengaturnya manual jika perlu.
  10. System Configuration: Pilih service tambahan yang ingin diaktifkan saat booting. Beberapa yang umum adalah sshd (untuk akses remote SSH). Pilih dengan spasi, lalu OK.
  11. Add User: Sangat disarankan untuk membuat user non-root baru untuk penggunaan sehari-hari demi keamanan. Pilih Yes untuk menambahkan user baru. Ikuti panduan untuk memasukkan detail user baru (username, password, full name, dll). Jika sudah selesai membuat user, pilih No saat ditanya ingin menambah user lagi.
  12. Final Configuration: Ada beberapa pengaturan akhir opsional. Jika tidak ada yang perlu diubah, pilih Exit.
  13. Manual Configuration: Anda akan ditanya apakah ingin melakukan konfigurasi manual atau keluar. Pilih Exit untuk menyelesaikan instalasi.
BACA JUGA:  Info Bulan Juni 2025

Menyelesaikan Instalasi dan Boot Pertama

Langkah terakhir setelah semua proses instalasi selesai:

  • Installer akan menampilkan opsi untuk membuka shell di mesin virtual, membuka editor, atau Reboot (restart). Pilih Reboot.
  • Sangat penting! Sebelum mesin virtual restart sepenuhnya, Anda perlu mengeluarkan file ISO FreeBSD dari drive optik virtualnya. Caranya, di jendela VM VirtualBox, klik menu Devices (Perangkat) -> Optical Drives (Drive Optik), lalu klik nama file ISO FreeBSD Anda (akan ada tanda centang di sebelahnya) untuk melepaskannya. Jika tidak dilepas, VM akan booting kembali dari installer ISO, bukan dari hard disk yang baru diinstal.
  • VM akan restart dan sekarang akan booting dari hard disk virtual yang sudah terinstal FreeBSD.
  • Jika semua berjalan lancar, Anda akan melihat proses booting FreeBSD dan akhirnya muncul prompt login.

Berhasil Menginstal FreeBSD

Selamat! Anda sudah berhasil menginstal FreeBSD di VirtualBox. Sekarang Anda bisa login menggunakan user root (dengan password yang Anda setel) atau user non-root yang Anda buat, dan mulai menjelajahi dunia sistem operasi FreeBSD. Dari sini, Anda bisa mulai belajar perintah dasar Unix, menginstal software tambahan, dan bereksperimen dengan sistem ini.

Sumber: https://kifarunix.com/how-to-install-freebsd-12-on-virtualbox/